Jasa Tukang Taman Surabaya mengatasi hama sanseviera

Jenis Hama Dan Cara Mengatasi Pada Tanaman Sansevieria 

Tukang Taman Surabaya – Flamboyanasri. Berbagi sedikit pengalama kami tentang beberapa jenis hama pada tanaman sanseviera dan cara mengatasinya. Sebenarnya istilah hama mungkin tidak asing lagi bagi anda, namun secara harfiah,

Hama dapat diartikan organisme yang dianggap merugikan dan tak diinginkan dalam kegiatan sehari-hari manusia. Walaupun dapat digunakan untuk semua organisme, dalam praktik istilah ini paling sering dipakai hanya kepada hewan. (wikipedia.org)

Tukang Taman Minimalis Surabaya

Berikut Jenis Hama Dan Cara Mengatasi Pada Tanaman Sansevieria

1. Jenis Hama Siput

Siput yang telanjang atau yang berumah akan menyerang komponen daun, malahan akar tanaman. Hama yang satu ini menurut kami sebagai tukang taman surabaya gejalanya gampang dikenali, sebab nampak adanya bekas gigitan pada daun dan kotoran yang berserakan di sekitar tanaman. Siput aktif menyerang sansevieria pada malam hari.

Cara Mengatasinya : Pada lazimnya, pemberantasan hama ini dapat dilaksanakan secara manual, adalah dengan sistem mengambil dan buang siput yang lazimnya berada di komponen bawah daun.

Akan namun, seandainya serangannya cukup hebat, bisa dipakai melusida Metaphar atau Moluskil dengan dosis layak saran,” ujar Syaichul.

2. Jenis Hama Thrips

Kecuali siput, hama macam thrips juga kerap kali menyebabkan kerusakan yang parah. Hama tipe ini menghisap cairan tanaman, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman.

Di Indoensia, thrips yang menyerang lazimnya dari ragam Herciotrips Feronalis. Hama ini lazimnya akan menyerang pada musim kemarau. Thrips bisa diberantas dengan Kelthane, Tracer, atau Supracide dengan dosis cocok saran.

3. Jenis Hama Busuk lunak (becterial stem rot)

Penyakit ini disebabkan oleh kuman Erwinia Carotovora yang menyerang daun atau akar tanaman, terpenting menginfeksi via luka yang menganga. Daun atau akar yang terserang menonjol berwarna kecoklat-coklatan dan terasa lunak seandainya dikontrol, berlendir, serta beraroma tak nikmat, dan lama kelamaan akan berubah seperti bubur.

Baca Juga : Cara Agar Tanaman Cepat Tumbuh Besar

Penyakit ini timbul seandainya keadaan tanaman lembab imbas hujan yang terus menerus dan kurang sinar. Patogen ini pesat menyebar lewat perantara air, serangga, tangan, alat pertanian, maupun baju pekerja.

Sistem menuntaskan serangan patogen ini yakni dengan memangkas komponen yang terkena serangan dan mengolesinya dengan Na-hipoklorit (Clorox), serta membakar komponen yang terkena serangan. Sementara, untuk mencegah serangan komponen lainnya diterapkan bakterisida Agrept pantas dosis rekomendasi.

4. Jenis Hama Busuk akar

Busuk akar disebabkan oleh jamur Aspergillus niger. Jamur ini timbul seandainya keadaan media tumbuh terlalu berair. Kalau jamur ini sudah menyerang, satu-satunya metode supaya serangan tak meluas ialah sebagai berikut :

Angkat tanaman dan potong akar yang busuk. Akan menonjol kumpulan spora jamur yang berwarna cokelat kehitam-hitaman.
Cuci perakaran hingga bersih dan rendam sejenak dalam larutan fungisida (semisal : Aliette dengan dosis layak rekomendasi dan labelnya). Tanaman dalam media baru. Bakar media yang lama, sebab sudah tercemar spora jamur.

5. Jenis Hama Bercak daun

Seperti pada pengalaman kami sebagai tukang taman surabaya, Gejala serangan penyakit yang disebabkan oleh jamur Fusarium Moniliforme ini khas sekali, adalah munculnya warna ungu kemerah-merahan pada daun yang terserang. Berikutnya, bercak kemerah-merahan akan melebar dan menyusun luka. Pemupukan nitrogen yang terlalu tinggi akan mengasah serangan fusarium ini.


Untuk mencegah meluasnya serangan, lakukan langkah-langkah berikut : Mula-mula, keluarkan tanaman dari pot dan membuang komponen yang sakit. Berikutnya, tanam dalam media baru dan semprot dengan fungisida umpamanya: Benlate, Dithane, atau Antracol dengan dosis pantas label.

Metode pembatasan Hama & Penyakit Sansevieria Dari Tukang Taman Surabaya

1. Pembatasan mekanis

Pengaturan secara mekanis dikerjakan jika serangan hama masih dalam jumlah terbatas. Contohnya, siput bisa diambil dengan tangan dan dibunuh. Demikian juga dengan kutu yang terdapat pada komponen daun bisa disupport dengan kuku dan dibunuh. Semut-semut yang tak terlalu banyak malahan bisa diambil secara manual dengan tangan.

2. Sanitasi

Menjaga kebersihan lingkungan yaitu salah satu metode untuk menangkal serangan hama dan penyakit. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman ialah daerah persembunyian yang disukai hama dan patogen penyebab penyakit. Dengan membersihkan kebun secara rutin, hama tak memiliki peluang untuk mengumpet. Kecuali itu, kebun yang bersih akan nikmat dilihat dan adalah lingkungan kerja yang bagus.

3. Tradisi teknis

Pemeliharaan tanaman yang bagus bisa meningkatkan kesehatan tanaman. Penyiraman, pemupukan, pengaturan hama dan penyakit, serta penggantian media tumbuh bisa meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penguasaan tak segera, kebiasaan teknis yang bagus bisa memantau eksistensi hama dan penyakit secara dini.

4. Pembatasan Kimiawi

Seandainya serangan hama dan penyakit sudah berada di ambang batas atau menempuh 10%, pengontrolan secara kimiawi ialah alternatif. Akan tapi, pengaplikasian bahan kimia secara berlebihan akan membawa imbas negatif bagi lingkungan. Untuk itulah penggunaanya patut terkontrol.

Semoga bermanfaat ulasan kami tentang Jenis Hama Dan Cara Mengatasi Pada Tanaman Sansevieria 

Bagikan :
Follow admin:

Latest posts from

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *